Apa itu Tuberculosis  Paru ?
Adalah suatu penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh kuman mycobacterium tuberculosis yang menyebabkan kerusakan terutama pada organ paru.Penyakit ini dapat menyerang organ lain seperti tulang, otak, dll. dan dapat menyebabkan kematian.

 

Penyakit TB paru atau TBC adalah salah satu penyakit yang sangat menular.
TBC dapat menular hanya dengan menghirup udara (batuk/bersin penderita) yang mengandung percikan dahak penderita positif.

 

Data penderita TB paru di Indonesia
Berdasarkan pada tahun 2010, angka kejadian TB di Indonesai mencapai 289 per 100.000 penduduk. pada tahun 2013 diperkirakan ada sekitar 130.000 kasus TB yang terjadi.

 

Faktor resiko tinggi
   a. Lingkungan padat dan kumuh
   b. Lansia dan anak-anak
   c. Orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah
   d. Pengguna tembakau

 

Ciri-ciri khas penderita TBC
   a. batuk-batuk (berdahak)lebih dari 2 minggu
   b. batuk yang mengeluarkan darah
   c. rasa sakit pada dada saat bernafas (kadang terasa sesak)
   d. penurunan nafsu makan dan berat badan
   e. demam dan menggigil
   f. berkeringat berlebihan (lebiih sering terjadi malam hari)

 

02.gambar

 

Ciri-ciri tersebut adalah tanda gejala khas yang sering terlihat pada penderita, tanda yang muncul bisa seluruhnya dan atau sebagian.
Berkeringat pada malam hari sering kali muncul dikarenakan bakteri yang lebih aktif pada waktu-waktu tersebut

 


Diagnosis TB paru
Selain melihat tanda dan gejala khas, dilakukan pula pemeriksaan dahak, pemeriksaan ini paling sering dilakukan untuk menentukan diagnosis.
TBC jiga didiagnosis dengan menganalisa hasil foto paru atau rontgen thorax untuk lebih meyakinkan organ yang terkena kuman TBC.

 

 

Penatalaksanaan penderita TB paru
Ketika tanda dan gejala muncul segera ke unit pelayanan kesehatan untuk memeriksakan kondisi, jika hasil pemeriksaan positif, dokter akan memberian OAT (Obat Anti Tuberkulosis) +/- selama 6 bulan.

TBC adalah penyakit yang dapat disembukan asalkan pengobatan yang dijalani dilakukan secara teratur. inilah stigma yang harus dirubah dalam masayakat saat ini agar tidak terjadi lagi pengasingan yang dialami penderita TBC.

 

 

Upaya Pencegahan
   a. menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh
   b. menjaga kebersihan lingkungan
   c. tidak merokok
   d. penggunaan alat pencegahan penularan bagi penderita (masker, tidak menggunakan barang pribadi seperti handuk bersama-sama)

 

03.gambar

 

Kuman TB akan lebih aktif ketika daya tahan tubuh seseorang menurun, melakukan gaya hidup sehat seperti berolah raga secara teratur, makan makanan sehat dan bergizi, tidak merokok dan minum minuman beralkohol, menjaga kebersihan, serta tidur yang cukup dapat meningkatkan sitem imunitas tubuh.

 

Pada penderita dapat melakukan upaya pencegahan dengan menggunakan masker untuk mencegah penyebaran langsung melalui batuk atau bersin, tidak membuang dahak disembarang tempat, dan tidak menggunakan barang-barang pribadi secara bersamaan.