Admin Owlexa
2 Mei 2025

Menjaga kesehatan gigi dan mulut tidak hanya sebatas menyikat gigi, tetapi juga melibatkan segala aktivitas untuk memastikan gigi bebas dari karies (lubang), plak, maupun karang gigi. Untuk memastikan gigi selalu bersih dan sehat, kita perlu periksa ke dokter gigi setiap 6-12 bulan sekali, salah satunya untuk mempertimbangkan perawatan tambahan berupa scaling gigi.
Scaling merupakan cara yang efektif untuk membersihkan karang gigi yang tidak bisa dihilangkan hanya dengan menyikat gigi. Dengan melakukan scaling gigi, kita dapat mencegah berbagai masalah yang dapat mengganggu kesehatan gigi dan mulut seperti gingivitis atau radang gusi, bau mulut, periodontitis, dan sebagainya.
Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari scaling gigi:
1. Mengurangi Bau Mulut
Karang gigi merupakan tempat berkembang biaknya bakteri dan dapat menimbulkan bau mulut yang tak sedap, terlebih jika sudah menumpuk dan tidak dibersihkan dalam jangka waktu yang lama. Scaling secara rutin dapat membantu menjaga kebersihan gigi serta menjadikan nafas lebih segar.
2. Mencerahkan Warna Gigi
Karang gigi yang menumpuk dapat membuat gigi tampak menguning dan kusam. Semakin lama didiamkan, tampilan gigi akan semakin memburuk. Scaling dapat menghancurkan dan membersihkan karang gigi yang menempel, sehingga gigi akan tampak lebih bersih, sehat, dan cerah.
3. Mencegah Infeksi Gusi
Karang gigi yang dibiarkan begitu saja dalam jangka waktu yang lama dapat memicu radang gusi (gingivitis). Selain menimbulkan nyeri, hal ini juga dapat mengganggu kegiatan mengunyah makanan. Dan bila tidak segera diatasi. akan berkembang menjadi periodontitis, yakni infeksi lebih serius yang dapat merusak jaringan penyangga gigi serta tulang rahang.
4. Mengurangi Risiko Gigi Copot
Periodontitis jika sudah parah dapat menyebabkan gigi tanggal karena jaringan penyangga gigi yang rusak. Jika gigi lepas, diperlukan pemasangan gigi palsu yang memakan biaya. Jika dibiarkan kosong, struktur gigi dapat berubah dan jadi berantakan.
5. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung
Menariknya, scaling gigi tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan mulut, tetapi juga bisa menurunkan
risiko penyakit jantung. Penumpukan bakteri dari karang gigi dapat beredar melalui darah dan
menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah, yang berhubungan dengan risiko penyakit
jantung.
Menurut Kemenkes, scaling gigi minimal dilakukan setiap 6 bulan. Namun, frekuensi kebutuhan
scaling gigi bisa berbeda-beda, tergantung kondisi gigi dan gusi yang dimiliki. Secara umum,
dapat mengikuti panduan berikut:
- Jika memiliki karang gigi berat: Scaling gigi bisa dilakukan setiap 3 bulan sekali.
- Jika memiliki kecenderungan penumpukan plak atau sering mengalami pendarahan gusi: Scaling
gigi disarankan dilakukan setiap 2 hingga 4 bulan sekali. - Jika mengalami radang gusi: Scaling gigi perlu dilakukan segera, mengikuti anjuran dari
dokter gigi. - Untuk perokok: Disarankan untuk melakukan kontrol gigi dan scaling setiap 3- 4 bulan sekali,
karena perokok cenderung lebih rentan terhadap penumpukan plak dan karang gigi.
Selain menyikat gigi secara teratur di rumah, jangan ragu untuk membuat janji pemeriksaan dan pembersihan karang gigi; agar gigi senantiasa sehat serta terhindar dari karang gigi, penyakit gusi, atau infeksi lainnya.


